DAERAHHUKRIM

Tersangka Kasus Pembunuhan Sopir Travel Matnur Jalani Sidang Pertama

Kuala Tungkal, Mediator

Salah satu tersangka pembunuhan sopir travel Heri Susanto (32) warga Tulang Bawang, Lampung jalani sidang pertama di Pengadilan Negeri Jambi Selasa (25/02/25) kemarin.

Sebelumnya, nasib naas menimpa seorang supir travel Matnur (48) warga Jalan Panglima H Saman, RT 09, Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi diduga dirampok lalu dibunuh dan dibuang di Desa Telang, Kecamatan Bayung Lincir, Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan (Sumsel).

Polisi pun berhasil menangkap satu pelaku pembunuhan sopir travel Matnur (48), Penangkapan dilakukan di wilayah Musi Banyuasin (Muba) pada Kamis, 3 Oktober 2024, oleh tim gabungan dari Polda Jambi, Polres Tanjabbar, dan Polres Musi Banyuasin. Sementara dua pelaku pembunuh lainnya yang kini masih buron dalam daftar pencarian orang (DPO).Kedua tersangka DPO itu, yakni AT (35) warga Jambi dan AI (36) warga Sumsel.

Rizka salah satu anak korban mengatakan beberapa hari yang lalu telah mengikuti jalannya sidang, sidang pertama ini cuma sementara, kemarin tersangka di tanya jaksa awal mula kejadian saat tersangka melakukan aksinya,nanti akan dilanjutkan Selasa depan ini tanggal (4/3/25). Pastinya saya akan ikuti terus jalannya persidangan nanti sampai selesai, kami anak korban pihak keluarga sangat berharap pelaku bisa di hukum seberat-beratnya dan harapan kami semoga dua pelaku lainnya segera tertangkap.

Seperti diberitakan sebelum di mediatornews, 11 September 2024, korbar Mant Nur (48 Tahun) sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya Senin, 09 September 2024 sekira pukul 06.00 Wib.

Diceritakan oleh salah satu keluarga Mat Nur, saat itu menerima telpon dari seseorang yang tidak dikenalinya. Si penelpon mengaku ingin merental jasa travel Mat Nur. Orang tersebut mengaku dari Batam melalui Pelabuhan Roro Kuala Tungka.

“Selama ini , ia hanya sebatas Jambi kalau mengantar Penumpang ,” sebut Istri Mat Nur. Diceritakan Sang Istri, sekira pukul 12.00 WIB ia menghubungi Mat Nur namun nomor handphone Mat Nur tidak aktif lagi.
Menerima order tersebut Mat Nur bergegas berangkat untuk menjemput orang tersebut. Dari informasi yang didapat jika Mat Nur membawa tiga (3) orang penumpang yang diketahui tujuannya ke Palembang. Namun menurut keterangan pihak keluarga jika Mat Nur tidak pernah mengantarkan penumpang menuju ke tempat yang jauh.

“Selama ini , ia hanya sebatas Jambi kalau mengantar Penumpang ,” sebut Istri Mat Nur.
Diceritakan Sang Istri, sekira pukul 12.00 WIB saat itu, ia menghubungi Mat Nur namun nomor handphone Mat Nur tidak aktif lagi.
Sekira pukul 19.00 wib pihak keluarga mendapati informasi dari teman-teman travel Mat Nur jika kendaraan yang dibawa Mat Nur ada melintasi daerah Bayung Lincir, Sumsel.
Setelah tiga hari menghilang, pihak keluarga Mat Nur mendapat kiriman Video, dimana dalam Video tersebut Nampak seorang laki-laki yang sudah tak bernyawa dengan posisi terikat dan membusuk ditemukan warga di kebun masyarakat.

Setelah dilihat dan diamati, pihak keluarga menyakini kalau itu adalah Mat Nur, indikasi ini dapat dilihat dari pakaian yang ia kenakan sebelum mengantar penumpangnya.
Mat nur meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak. Pihak Polres Tanjabbar hingga berita ini diturunkan belum memberikan konfirmasi dan anggotanya masih meluncur ke TKP. (adl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *