Hari Ketiga Pencarian, Korban Tenggelam di Tebo Ditemukan Sejauh 35 KM
• Sebelumnya 1 Korban Lainnya Telah Ditemukan
Jambi, Mediator
Memasuki hari ke 3 pencarian, Tim SAR gabungan dan masyarakat akhirnya berhasil menemukan korban yang sebelumnya dikabarkan terseret arus dan tenggelam di Sungai Batanghari tepatnya di Desa Teriti, Kabupaten Tebo, Kamis (15/12/2022) sekira Pukul 09.00 Wib.
Korban tersebut atas nama kadapi (8) tahun. Korban kedua ini ditemukan sejauh kurang lebih 35 KM dari lokasi kejadian, dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban menggunakan ambulance untuk diserahkan ke pihak keluarga korban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan serta masyarakat yang telah bekerja secara maksimal sehingga kedua korban berhasil ditemukan dan dievakuasi menuju rumah duka. Selanjutnya Operasi SAR dinyatakan berakhir. Seluruh unsur kembali ke kesatuan masing-masing,” kata Kepala Kantor Basarnas Jambi, Kornelis.
Sebelumnya, Selasa (13/12/2022) sekira Pukul 11.15 Wib Komunikasi Kantor BASARNAS Jambi terima info dari Bapak Anton (Kabid BPBD Tebo), bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia 2 orang tenggelam di Sungai Batanghari Desa Teriti Kabupaten Tebo.
Karnolis menuturkan, kejadiannya bermula pada pukul 10.00 Wib, Korban pertama atas nama Riski (8) tahun terpeleset dan jatuh ke Sungai Batanghari pada saat bermain, lalu korban kedua atas nama Kadapi (8) tahun hendak menolong korban tetapi ikut terbawa arus sungai dan tenggelam.
Memasuki hari kedua pencarian 2 bocah yang tenggelam di Sungai Batanghari Desa Teriti Kabupaten Tebo, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Bungo, TNI,POLRI, BPBD Tebo, Potensi SAR, dan masyarakat fokus melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Batanghari sejauh 4 KM ke arah hilir dari lokasi kejadian.
Kasubsi Operasi & Siaga, Manca mengatakan, untuk alut yang digunakan untuk pencarian antara lain : Rubber Boat BASARNAS, Rubber Boat fiber BPBD, dan Perahu masyakarat.
“Kendala pada saat pencarian salah satunya yaitu debit air Sungai Batanghari yang meningkat dan arus yang cukup deras,” ungkapnya.
(ang)
