Sambut Tahun Baru Islam, Wali Kota Jambi Hadiri Tabligh Akbar dan Serahkan Bantuan untuk Warga Permata Simpang Rimbo
Kota Jambi, Mediator
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, warga Perumahan Permata Simpang Rimbo RT 33, Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo, menggelar Tabligh Akbar yang berlangsung pada Sabtu malam (20/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan RT 33 tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Kehadiran Wali Kota Jambi disambut antusias oleh warga yang memadati lokasi acara. Selain menghadiri kegiatan keagamaan, Maulana juga menyerahkan bantuan hibah Pemerintah Kota Jambi Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp10 juta untuk Musholla Al-Ikhlas RT 33 sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sarana ibadah di lingkungan masyarakat.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota Jambi juga menyalurkan paket logistik keluarga serta bantuan bagi anak-anak di lingkungan Perumahan Permata Simpang Rimbo guna membantu kebutuhan masyarakat dan memperkuat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
“Kita ingin memaknai Muharram ini dengan perubahan. Berhijrah dari yang kurang baik menjadi lebih baik, dari yang sudah baik menjadi semakin baik lagi,” ujar Maulana di hadapan jamaah yang memadati lokasi kegiatan.
Ia berharap semangat Tahun Baru Islam dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, mempererat persaudaraan, dan menjaga kekompakan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Selain menyampaikan pesan keagamaan, Maulana juga memaparkan berbagai program Pemerintah Kota Jambi yang saat ini tengah dijalankan, termasuk program unggulan Kampung Bahagia yang berbasis partisipasi masyarakat dan gotong royong.
Menurutnya, konsep Kampung Bahagia tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat keamanan lingkungan, kebersihan, ketahanan sosial, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga wilayahnya.
Melalui Program Kampung Bahagia, Pemerintah Kota Jambi juga mengalokasikan dukungan pembangunan berbasis lingkungan melalui program Rp100 juta per RT/RW. Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat menyelesaikan berbagai kebutuhan pembangunan dan pemberdayaan secara langsung di tingkat lingkungan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kebersihan lingkungan, Pemerintah Kota Jambi juga telah memberikan bantuan motor pengangkut sampah kepada warga Perumahan Permata Simpang Rimbo RT 33 untuk mendukung pelaksanaan Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM).
“Program ini merupakan bagian dari upaya kita membangun lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman melalui semangat gotong royong masyarakat,” kata Maulana.
Salah satu upaya lain yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Jambi adalah memperluas jaringan pengawasan berbasis teknologi melalui pemasangan kamera pengawas atau CCTV di berbagai kawasan permukiman.
Maulana menjelaskan, hingga akhir tahun 2026 Pemerintah Kota Jambi menargetkan pemasangan sekitar 1.100 unit CCTV yang akan terhubung melalui sistem pemantauan digital guna mendukung keamanan lingkungan dan menekan angka kriminalitas.
“Tujuannya untuk menekan angka kejahatan, terutama pencurian dan gangguan keamanan lainnya. Dengan pengawasan yang lebih baik, masyarakat akan merasa lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, kawasan Simpang Rimbo menjadi salah satu wilayah yang telah mulai menerapkan sistem pengawasan berbasis CCTV sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam pembangunan lingkungan.

Menurutnya, keberhasilan berbagai program pemerintah tidak akan tercapai tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.
“Kota Jambi yang bahagia bukan hanya tugas pemerintah, tetapi hasil kerja bersama seluruh masyarakat. Karena itu semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dijaga,” tegasnya.
Kegiatan Tabligh Akbar berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Selain diisi tausiah keagamaan, acara juga menjadi sarana silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Di akhir sambutannya, Maulana berharap Kota Jambi senantiasa menjadi daerah yang diberkahi serta mampu melahirkan generasi muda yang membanggakan orang tua, agama, dan daerahnya.
“Semoga Kota Jambi menjadi kota yang diberkahi, bahagia dunia dan bahagia akhirat,” pungkasnya. (rdh)
