DAERAHEKONOMIPEMBANGUNAN

BKAD Batang Hari Paparkan Strategi Jaga Belanja Minimum 2026, Bupati: Kebijakan Harus Terukur

Ma. Bulian, Mediator

Pemerintah Kabupaten Batang Hari menegaskan kesiapan menjaga keseimbangan fiskal 2026 dalam forum asistensi keuangan daerah yang digelar secara virtual, Selasa (28/4/2026).

Fokus pembahasan: proyeksi kemampuan keuangan daerah yang belum memenuhi belanja minimum pada Tahun Anggaran 2026.Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah BKAD Batang Hari Tesar Arlin, SE. ME, memaparkan strategi penyesuaian fiskal yang akan ditempuh Pemkab.

Menurutnya, langkah efisiensi belanja dan optimalisasi pendapatan menjadi kunci agar program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan tanpa melanggar ketentuan pusat.”Kami harus memastikan seluruh belanja wajib terpenuhi sesuai standar minimum. Untuk itu, BKAD akan melakukan penajaman pada pos belanja yang kurang produktif dan mendorong peningkatan pendapatan asli daerah melalui intensifikasi serta ekstensifikasi,” jelas Tesar dalam Zoom Meeting yang berlangsung di ruang kerja Bupati Batang Hari.

Asistensi ini dihadiri Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief, Sekretaris Daerah Mula P. Rambe, Asisten III Setda, serta para kepala OPD. Kehadiran lintas OPD menunjukkan keseriusan Pemkab menyelaraskan perencanaan anggaran antarinstansi.Bupati Fadhil Arief menguatkan arahan tersebut. Ia menegaskan Pemkab Batang Hari akan menjaga keseimbangan fiskal melalui kebijakan yang terukur, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.Forum asistensi dinilai penting sebagai wadah pembinaan dan arahan dari pemerintah pusat. Melalui pendampingan ini, Pemkab Batang Hari menargetkan rumusan langkah konkret untuk memperkuat kapasitas fiskal, menjaga stabilitas keuangan daerah, dan memastikan keberlanjutan pembangunan pada 2026. (*/Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *